Pembacaan Doa Oleh Ustadz Hakim Muzayyan, Foto By Hallomuslim

Hallomuslim.com – Team relawan pemenangan pasangan calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan calon wakil gubernur Sylviana Murni dari Komunitas Jaringan Nusantara (JN) mendeklarasikan sebuah Gerakan Anti Curang di Gedung AHY Command Centre (ACC), Jalan Wijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2017)

Sebelum pembacaan teks deklarasi dan serah terima bambu kuning oleh Ketua team relawan Gerakan Anti Curang Iing irwansyah kepada AHY, acara diawali dengan pembacaan doa secara khidmat oleh Ustadz Hakim Muzayan. kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua umum JN, AAm Sapulete dan diakhiri pidato politik dari AHY.

Dalam sambutannya, Aam Sapulete banyak memberi pesan kepada AHY agar kalau nanti menang AHY tetap dekat dengan warganya, mudah ditemui dan memperjuangkan hak kaum kurang mampu. Selain itu juga memberi pesan agar AHY selalu waspada dan siaga pada kecurangan yang mungkin dilakukan ketika pilkada, baik sebelum pemungutan hingga pasca pemungutan suara pada tgl 15 Februari 2017.

Sedangkan Iing Irwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Anti Curang ini dibentuk dengan tujuan untuk mengawal suara Agus-Sylvi dalam pemilihan umum DKI Jakarta. Sebagai sebuah seruan kepada seluruh relawan khususnya dan masyarakat Jakarta umumnya. Gerakan ini untuk menangkal adanya upaya kecurangan-kecurangan yang akan terjadi, sehingga berbagai bentuk dari kecurangan Pilkada DKI tersebut bisa terdeteksi sejak dini dengan tindakan preventif.

Disamping itu, Iing juga menegaskan terkait dengan pentingnya team pengawasan dalam Pilkada ini.

“transparansi dan akuntabilitas yang terukur adalah kunci terlaksananya kontestasi yang berkualitas. Sehingga, Pilkada jauh dari upaya curang dan rekayasa lapangan maupun rekayasa elektronik,” tegas Iing

Agus Harimurti Yudhoyono dalam pidato politiknya juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para relawan yang tergabung dalam gerakan Anti Curang, dirinya juga berharap Pilkada DKI dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya kecurangan.

Terkait dengan berbagai hasil survey dari berbagai lembaga yang menempatkan Agus-Sylvi pada angka yang baik, Agus sendiri tidak menjadikannya sebagai patokan, ia hanya menganggap itu guiden saja.

“Kita tidak boleh merasa cepat puas dengan survey, Kalau merasa puas maka akan jd lengah dan Kelengahan itu sendiri yang bakal jadi sumber kekalahan,” Tegas Agus ditengah pidato politiknya.

LEAVE A REPLY