Hojatoleslam Ali Qazi-Askar

Hallomuslim.com – Kerajaan Saudi Arabia telah mengirimkan undangan resmi kepada pemerintah Iran untuk melakukan pembicaraan mengenai musim haji tahun 2017. Iran pada tahun lalu memboikot penyelenggaraan haji, setelah terjadi insiden mematikan di Mina pada tahun 2015.

Menurut Ali Ghaziaskar, perwakilan pemimpin tertinggi Revolusi Islam, Ayatullah Imam Ali Khamenei untuk urusan haji, undangan itu sudah didapat pihaknya pada akhir pekan lalu.

“Telah disepakati bahwa aturan yang diperlukan telah dibuat untuk pembicaraan bilateral dengan para pejabat Arab Saudi tentang haji (haji) pada 2017,” kata Hojatoleslam Ali Qazi-Askar dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tasnimnews pada Senin, 09/01/17.

“Iran secara resmi telah menerima undangan Arab Saudi untuk bertemu dan mengadakan pembicaraan bilateral mengenai masalah haji.”

“Pembicaraan akan berfokus mengenai akomodasi, transportasi, keamanan, perawatan medis, visa dan perbankan, dan Iran akan merespon undangan itu dalam beberapa hari mendatang,” sambungnya.

Tahun lalu, Iran tidak mengirimkan warganya untuk haji dan menuduh Arab Saudi gagal menjamin keselamatan para jamaah.

Dalam negosiasi dengan Saudi, tuntutan Republik Islam adalah meliputi hak-hak jamaah haji Iran yang meninggal di Mina dan Mekah pada tahun 2015, kata Qazi-Aska.

LEAVE A REPLY