Nu Online

Hallomuslim.com – Dalam tradisi umat muslim peringatan Maulid Nabi Agung Muhammad Saw memang sudah jadi kegiatan yang sayang untuk dilewatkan. Seperti pada umumnya umat muslim di Tanah Air, Pondok Pesantren Subulussalam Weding Kecamatan Bonang Kabupaten Demak Jawa Tengah juga rutin menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi setiap tahunnya.

Kemeriahan peringatan Maulid Nabi yang digelar pada Jum'at (16/12) ini dihadiri banyak Habaib, Menurut pengasuh Pesantren Subulussalam KH Kholilul Murom Rofii, penyelenggaraan bersama para keturunan Rasulullah tersebut sebagai wujud memuliakan Nabi Muhammad, juga mendidik para santri untuk lebih mencintainya dan bisa meniru suri tauladan beliau Nabi Muhammad Saw.

“setidaknya ada sekitar 30 habaib yang datang pada peringatan Maulin Nabi malam ini, hadirnya para dhurriyah/keturunan Nabi di tengah-tengah jamaah ini diharapkan mereka (pra santri) bisa merasakan bagaikan hadirnya Nabi di hadapannya,” tutur Kiai Kholil.

Nurul Huda, salah satu santri senior yang menjadi panitia pelaksana mengatakan, lantunan shalawat kali ini diiringi rebana dari berbagai pesantren di Kabupaten Demak dengan menghadirkan 300 santri. Kegiatan ini menjadi media penyambung tali silaturrahim antarpesantren baik dalam maupun luar Kabupaten Demak.

“Dalam mengiringi shalawat ini kami sengaja melibatkan santri penabuh rebana/hadroh dari berbagai pesantren baik dari Demak, jepara, Semarang maupun Kudus agar jalinan silaturahmi ini bisa langgeng,” kata Huda.

Sebelum shalawatan yang dipimpin Habib Umar Bin Ahmad Bafaqih dari Sleman, Yogjakarta, terlebih dahulu dibacakan Ratibul Aththas oleh pengasuh pesantren, KH Kholilul Murom, yang diikuti ribuan jamaah. Selain dihadiri oleh 30 habaib,  hadir juga para pengasuh pondok pesantren sekitar, pengurus NU, bupati Demak dan SKPD serta tamu undangan lainnya. 

Sumber : Nu

LEAVE A REPLY