Foto ; Istimewa

Hallomuslim.com – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan masyarakat untuk bersikap kritis dalam memilih lembaga penyelenggara umroh guna memastikan lima pasti agar perjalanan ibadah umroh berjalan lancar.

“Lamanya daftar tunggu calon jemaah haji dan makin sejahteranya masyarakat sehingga ibadah umroh makin ramai,” kata Lukman Hakim Syaifuddin pada “Seminar Nasional: Mewujudkan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh yang Efektif, Efisien, Aman, Nyaman, Sesuai Syariat Islam”, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

Menurut Lukman Hakim, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama selama ini mengelola ibadah haji, sedangkan penyelenggaraan ibadah umroh diserahkan kepada swasta melalui lembaga-lembaga biro penyelenggara ibadah haji dan umroh.

Agar ibadah umroh berjalan lancar, kata dia, maka Pemerintah menyerahkan penyelenggaraan ibadah umroh kepada swasta, dengan persyaratan yang semakin diperketat.

“Pemerintah sudah mengelola penyelenggaraan haji. Kalau Pemerintah juga mengelola penyelenggaraan umroh, terlalu besar energi untuk mengelola semuanya. Nantinya, jangan-jangan ibadah umroh makin baik, malah ibadah haji jadi makin buruk,” katanya.

Lukman menegaskan, makin tingginya minat masyarakat untuk beribadah umroh, maka makin banyak berdiri biro penyelenggara ibadah haji dan umroh.

“Banyaknya biro penyelenggara umroh ini, maka masyarakat calon jemaah umroh harus cermat dalam memilih biro penyelenggara umroh, apakah telah memiliki izin atau belum,” katanya.

Lukman mengingatkan, masyarakat calon jemaah umroh harus kritis dengan mengecek status dan fasilitas dari biro penyelenggara umroh.

Menurut Lukman, masyarakat calon jemaah umroh agar memastikan lima pasti sebelum berangkat umroh.

Lima pasti tersebut adalah, pertama, memastikan biro penyelenggaranya umrohnya telah terdaftar di Kementerian Agama dan memiliki izin.

Kedua, memastikan penerbangannya menggunakan maskapai penerbangan apa, dan maskapai tersebut ada di Indonesia.

Ketiga, memastikan hotel tempat menginapnya hotel apa, kelasnya, dan lokasinya.

Keempat, memastikan hari keberangkatannya dan hari kepulangannya, kapan.

Kelima, memastikan jadwal kegiatan selama ibadah umroh, apa saja.