Foto Ilustrasi

Hallomuslim.com – Sumber pendanaan atau modal awal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis membuat produk berbahan kulit bisa dengan minimum budget sebesar Rp 20 – 35 juta tergantung jumlah produk yang ingin dibuat.

Sebagai gambaran dari modal tersebut bagi pemula usaha yang ingin memulai bisnis produk dari kulit buaya bisa membeli bahan baku satu gulung kulit buaya dengan panjang 3 meter seharga kurang lebih Rp 12-15 juta dan akan bisa menghasilkan sampai 10 hingga 20 tas kulit buaya, sedangkan untuk peralatan cukup menyediakan mesin jahit dan beberapa drum untuk proses pengawetan kulit.

Sedangkan jika ingin memproduksi dalam skala besar namun kekurangan modal bisa meminjam di beberapa bank yang tentunya memiliki beberapa persyaratan, dan adapula yang diperuntukkan untuk pinjaman tanpa agunan.

Selain itu dalam menjalankan bisnis produk kulit, strategi untuk menentukan harga jual sangat perlu dilakukan demi menghadapi persaingan usaha agar produk yang dijual bisa bersaing di pasaran dan mendatangkan keuntungan yang besar. Dalam menentukan harga jual, bisa dilihat dari market price serta dari pelaku usaha lain di luar maupun di dalam negri dalam memberikan harga.

Selain itu melihat dari kualitas bahan baku yang digunakan apakah kualitas nomor satu atau tidak. Dan yang terpenting untuk menentukan harga jual satu produk harus mempertimbangkan segi biaya produksi yang dikeluarkan setiap bulan.

Agar setiap bulannya biaya operasional tidak membengkak melebihi pendapatan, ada baiknya dalam menjalankan bisnis produk kulit meminimalisir kendala seperti dalam proses penjahitan meminimalisir kesalahan menjahit dengan tujuan untuk menghemat bahan, pasalnya satu lembar bahan kulit khususnya kulit buaya terbilang cukup mahal berkisar sampai belasan juta dengan ukuran sekitar 3 meter.

Selain itu sisa-sisa pemotongan kulit dengan ukuran yang lebih kecil jangan dibuang, ada baiknya dimanfaatkan kembali dengan mengubahnya menjadi souvenir berupa gantungan kuci, tali jam, dompet dan lain sebagainya yang berukuran mungil.

Begitu juga dengan pemakaian air, listrik dan zat-zat kimia untuk pengawetan kalau bisa gunakan semaksimal mungkin dengan cara memakai seperlunya dan khusus untuk proses pengawetan gunakan bahan-bahan kimia untuk merendam kulit dalam jumlah banyak

LEAVE A REPLY