Hallomuslim.com – Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) masih belum memiliki kepastian terkait dengan pembahasan jumlah kuota haji pada tahun 2017, tentang besaran dari kuota tersebut juga akan diumumkan setelah adanya rapat dari negara yang tergabung OKI.

Menurut Ali Taher Parasong, Ketua Komisi VIII DPR RI, tentang persoalan besaran kuota untuk jamaah haji Indonesia pada musim haji tahun 2017 baru akan dapat dipastikan sekitar bulan April 2017 mendatang.

“Ada kemungkinan, besaran dari kuota haji akan kembali normal seperti dulu. Tapi ini belum final. Pada bulan Januari mendatang Menteri Agama memang akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi, salah satu dari agenda kunjungan adalah untuk membahas soal besaran kuota tersebut. Tapi untuk kepastian berapa jumlah kuota haji Indonesia pada musim haji tahun 2017 akan ditentukan pada April nanti,” jelas Ali Taher di Jakarta seperti dikutip Republika, Selasa (27/12).

Ali juga menambahkan, pembahasan persoalan tentang kuota haji merupakan pembahasan yang sangat penting, terlebih proyek renovasi dan perluasan Masjidil Haram sudah hampir selesai. sebab itu, kuota jamaah haji yang sekarang masih dipotong 20 persen harus dikembalikan seperti semula.

Mengenai sikap Komisi VIII DPR atas soal penambahan kuota haji, Ali Taher menegaskan tetap berusaha agar kuota haji dapat ditambah. Untuk itu pihaknya terus mendorong pemerintah melobi OKI agar kuota haji Indonesia ditingkatkan. Bahkan, kalau bisa kuota itu dapat mencapai 250 ribu orang per tahun.

“Kami sangat berharap kuota bisa dikembalikan seperti semula. Kalau hal itu terwujud, maka diharapkan antrian berhaji yang sudah mencapai 20-41 tahun dapat dikurangi secara signifikan,” papar Ali.

“Penambahan jatah kuota ini masuk akal bila pemerintah mampu melobi negara-negara lain seperti Filipina, Kamboja, Timor Leste, Thailand, Kamboja, bahkan Fiji agar bersedia memberikan sisa kuota haji yang tidak terpakainya itu kepada Indonesia. Untuk mencapai target ini jelas harus mendapat dukungan diplomasi dari pemerintah yang sangat serius,” kata Ali.

LEAVE A REPLY