Foto : Istimewa

Hallomuslim.com – Saat anda berkunjung ke masjid, maka akan melihat dominasi pria begitu besar terhadap aktifitas dan kegiatan dimasjid. Ya, pria memang memegang peranan penting di masjid, Baik sebagai imam salat ataupun pengisi khotbah. Lantas, adakah ruang bagi wanita untuk memberi kontribusi selain hanya sebagai jamaah?

Melansir dari Soundvision, Rabu (21/12/2016), menurut Islam wanita memiliki ruang untuk berkontribusi dan berperan aktif di masjid. Hanya saja jika wanita ingin berkhotbah, pesertanya haruslah wanita pula. Berikut ini kontribusi yang bisa diberikan wanita untuk masjid dan Islam.

Ruang Kegiatan Ibadah

Di salah satu masjid tua di Chicago, Amerika Serikat. Ada ruang khusus yang dapat menampung sekira 40 orang yang bisa digunakan untuk masjlis wanita berdoa dan berkhotbah. Pada zaman Rasulullah, wanita pun di beri ruang untuk bicara dan bertanya kepada Nabi Muhammad SAW dari balik mimbar. Wanita dengan kritis menyampaikan pandangan dan pendapatnya.

Peran Penting Wanita Dalam Sejarah Pekembangan Islam

Wanita dalam sejarah Islam adalah orang aktif tidak hanya sebagai “ibu dan istri” tetapi memberikan kontribusi kepada wanita muslim secara individu dan dalam semua aspek masyarakat. Aisha adalah contoh teladan wanita muslim yang banyak memberi pengetahuan tentang Islam dan sosial. Sementara, dari bidang politik dari zaman Rasulullah ada Umm Salama yang dimintai pendapatnya oleh Nabi Muhammad tentang pelaksanaan ibadah haji ketika orang kafir melarang muslim berhaji. Saat itu Umm Salama berkata jika Rasulullah berhaji maka umat mengikuti dan jika tidak umat juga akan mengikuti.

LEAVE A REPLY