Istimewa

Hallomuslim.com – Staf Teknis Haji 3 KJRI Jeddah Ahmad Jauhari memberikan informasi baru terkait dengan sejumlah kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pihak Pemerintah Arab Saudi. Salah satu Kebijakan baru tersebut diantaranya adalah tentang pelanggaran izin tinggal, aturan baru mengenani izin tinggal ini tidak hanya berlaku bagi para jamaah umrah saja, namun berlaku untuk semuanya yang ber status Kewarganegaraan Asing yang datang ke Arab.

Ahnad Jauhari juga menjelaskan, bahwa Izin tinggal umrah tersebut maksimal 30 hari dihitung sejak jamaah umrah masuk ke Arab Saudi. Apabila ada jamaah yang melanggar, maka akan dikenakan sanksi hukum baik berupa denda atau pidana. Adapun ketentuan sanksi hukum tersebut sebagai berikut:

Pertama, jamaah umrah yang baru pertama kali melanggar, akan dikenakan denda sebesar 15.000 Riyal atau 50 juta rupiah; Kedua, jamaah umrah yang melakukan pelanggaran kedua kalinya akan didenda sebesar 25.000 Riyal dan penjara selama 3 bulan; Ketiga, jamaah umrah yang melakukan pelanggaran kali ketiga, akan didenda sebesar 50.000 Riyal dan hukuman enam bulan penjara.

Menyoal umrah, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) juga merilis SIMPU (Sistem Informasi Manajemen dan Pelaporan Umrah) dan aplikasi berbasis android Umrah Cerdas. 

LEAVE A REPLY