Istimewa

Hallomuslim.com – Yogyakarta memang memiliki daya tarik tersendiri, siapapun yang datang pasti ada rasa untuk ingin kembali lagi. Dikenal sebagai kota pelajar,Yogyakarta juga memililiki banyak sekali keistimewaan. Ada banyak hal yang bisa kita jelajahi di Yogyakarta, mulai dari kuliner, budaya, keindahan kota hingga ragam tempat wisatanya.

Mengenai destinasi wisata, Baru-baru ini Yogyakarta menghadirkan wisata alam terbarunya yang sarat akan keindahan. Adalah wisata alam hutan mangrove yang  berada di kawasan Kelurahan Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wisata alam hutan mangrove ini terletak di ujung paling barat sisi selatan Kabupaten Kulonprogo. Berada di sekitar muara sungai Bogowonto perbatasan antara DIY dan Jawa Tengah.

Rute Menuju Lokasi Wisata

Jika datang dari kota Yogyakarta, anda dapat melawati Jalan Raya Wates-Purworejo dengan mengikuti penunjuk arah menuju pantai Congot. Ikuti terus jalur Ke Pantai Congot sampai menemukan pertigaan masih terus ke barat hingga melalui Jembatan sungai bogowonto.  Sekitar seratus meter dari jembatan sungai Bogowonto, pengunjung hanya tinggal masuk ke arah selatan menuju pantai mengikuti petunjuk yang telah ada. Sedangkan jika dari arah Bantul anda  tinggal ikuti arah ke Pantai Glagah melalui Jalan Daendels, lurus ke Barat sampai menemukan Jembatan seperti yang disebut di atas.

Sampai saat ini, kawasan hutan mangrove pantai Congot, masih dikelola secara swadaya oleh beberapa kelompok wisata setempat. Untuk dapat memasuki kawasan hutan mangrove tersebut, anda cukup membayar Rp 5000 per orang ditambah ongkos parkir kendaraan.

Meski terbilang baru, sejumlah sarana dan prasarana seperti kamar mandi, serta lokasi parkir baik roda dua maupun roda empat sudah tersedia di tempat wisata ini. Sejumlah lapak bangunan semi permanen, berupa warung-warung makan juga sudah nampak banyak berdiri disekitar lokasi wisata hutan mangrove tersebut.

Keindahan Alam Hijau dari Hutan Mangrove

Salah satu yang menarik dari wisata hutan mangrove ini adalah tanaman mangrove lebat yang membentang di aliran Sungai Bogowonto. Selain menyuguhkan keindahan hijau dari hutan mangrove, di lokasi tersebut juga terdapat jempatan api-api yang juga dijadikan sebagai ikon wisata mangrove.

Di tengah hijaunya hutan mangrove juga terdapat pondokan sederhana yang bisa digunakan untuk bersantai. Bagi pengunjung yang ingin berkeliling hutan mangrove, bisa juga menaiki perahu dengan tarif Rp 5.000 per orangnya," ungkap Hanang Ar-Rasyid salah satu wisatawan asal Jambi.

Tidak hanya menawarkan keindahan alam nan hijau, namun dikawasan wisata ini juga menawarkan spot foto cantik dengan ragam konsep yang berbeda. Diantaranya adalah spot foto dijembatan utama, kemudian jembatan melingkar berbentuk hati, spot bingkai asmara yang dibangun menggunakan kayu dan berlatar hutan mangrove, serta  spot foto yang dilengkapi gitar raksasa dan berlatar hutan mangrove.

Kawasan hutan Magrove Kulonprogo, Yogyakarta ini buka setiap harinya dari pukul 06.00 hingga 19.00. Bagi anda yang sedang bingung dengan rencana libur panjang, mungkin destinasi hutan Magrove bisa jadi rekomendasi wisata anda.

 

LEAVE A REPLY