Abdul Djamil, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah

Hallomuslim.com – Pemerintah membagi pelunasan haji reguler menjadi dua tahap. Tahap pertama yaitu Mulai dari tanggal 10 April – 5 Mei 2017 dan tahap kedua yaitu dari tanggal 22 Mei – 2 Juni 2017.

Dirjen Penyelenggaraan haji dan umrah, Abdul Djamil mengatakan bahwa untuk tahap satu, dialokasikan bagi jamaah haji yang belum pernah behaji, sedangkan untuk tahap dua diperuntukkan bagi penggabungan makhrom suami istri yang terpisah, anak kandung dan orang tua yang terpisah serta lansia dan pendamping.

“Manakala permintaan lebih banyak dibanding kuota yang tersisa, maka lansia yang diberangkatkan berdasarkan urutan mereka mendaftar yang sudah ada di siskohat,” kata Abdul Djamil di Kemenag, Jumat (7/4).

Lebih jauh Abdul Djamil menjelaskan bahwa biaya pembuatan paspor sebesar Rp 355 ribu akan diganti pada saat jamaah menerima living cost/uang saku yang besarannya sama seperti tahun lalu, yaitu sebesar SR 1500. Uang tersebut akan diberikan kepada jamaah sebelum berangkat dan langsung akan diterima jamaah.

Abdul Djamil juga menegaskan bahwa seluruh proses persiapan jamaah haji mulai pelunasan BPIH, pelunasan jamaah tahap dua, pengurusan visa haji dan pengisian Kloter tidak dipungut biaya administrasi apapun.

“Kami akan tindak tegas oknum yang terbukti melakukan pungutan liar dengan dalih apapun, dalam rangka meningkatkan layanan kita pada masyarakat dan untuk menciptakan kinerja yang bersih dan melayani. Apabila itu terjadi bisa diadukan ke hotline informasi.haji@kemenag.go.id,” kata Abdul Djamil.

LEAVE A REPLY