Produser, Sutradara, Penulis Naskah, Pemeran Utama Film Iqro - Petualanga Meraih Bintang. Foto : Hidayat Akhmad

Hallomuslim.com – Satu lagi hadir sebuah film karya anak bangsa yang mengambil tema tentang Ilmu Pengetahuan dan Pentingnya pendidikan Al-Qur’an. Film ini dipersembahkan oleh Masjid Salman ITB bersama Salman Film Academy.

Film dengan judul Iqro, Petualangan Meraih Bintang ini akan rilis pada tanggal 26 Januari 2017 serentak diseluruh bioskop di Indonesia.

Rossa Rai Djalal, Selaku Eksekutif Produser Film Iqro mengatakan bahwa film ini ingin memberikan edukasi kepada seluruh mamsyarakat di Indonesia tentang pentingnya membaca (Iqro), tidak hanya membaca teks semata namun lebih luas lagi bisa membaca gejolak dan tanda-tanda alam.

“kebanyakan dari orang yang mengerti sains dizaman sekarang justru melepaskan diri dari ilmu agama, karena dinilai jika ilmu agama dicocokkan dengan ilmu sains terasa sangat memaksakan dan dinilai tidak akan pernah cocok, padahal jauh sebelum ditemukan tekhnologi modern seperti sekarang ini, islam telah mengajarkan tentang ilmu astronom,” Jelas Rossa usai menyaksikan nonton bareng film Iqro’ di Studio 21 Senayan City, Minggu, 22 Januari 2017

Dalam konferensi pers di studio 21 Senayan City usai nonton film bareng Iqro tersebut, Neno Warisma yang berperan sebagai Omah dari Aqila ini juga menjelaskan tentang pentingnya pendidikan agama sejak dini

“Ditengah gempuran tekhnologi modern seperti saat ini, banyak umat muslim yang secara tidak sadar meninggalkan hal-hal yang sangat penting  dalam hidup yakni  terkait dengan baca tulis Al-Qur’an. Film ini hadir dalam rangka mengajarkan pada masyarakan pentingnya belajar Al-Qur’an sejak dini,” jelas Neno Warisman

Sebelunya Film ini juga Iqro – Petualangan Meraih Bintang telah ditayangkan khusus di Kota Bandung sebelum rilis serentak seindonesia. Termasuk walikota bandung, Ridwan Kamil juga diberi kesempatan untuk Menonton bersama Film Iqro bersama dengan komunitas astronomi di bandung pada tanggal 19 januari 2017, beliau mengaku sangat tersentuh saat melihat Cok Simbara menangis, bahkan Walikota Bandung ini juga sempat meneteskan air mata.

Bertemakan dengan astronomi dan diperkuat dengan latar islam menjadikan film ini sangat cocok ditonton bersama dengan keluarga di rumah. Respon yang diberikan bapak walikota bandung kepada film Iqro sangat positif.

Karena selain menambah wawasan akan ilmu astronomi, film Iqro juga akan memberikan pesan kepada penontonnya untuk berkenalan lebih dekat dengan islam. Memang, jika dilihat dari trailernya film ini memang memiliki kekuatan cerita dengan cara mengaitkan ilmu sains dengan ilmu agama yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan kita terhadap Tuhan YME.

Justru faktanya adalah banyak ilmu sains yang ditemukan dengan berlandaskan agama, pendekatan diri melalui agama justru akan mendapatkan bonus dengan bertambahnya ilmu sains yang akan kita dapatkan. Setidaknya itulah pesan yang diajarkan dari Film Iqro -Petualangan Meraih Bintang.

Sinopsis Film Iqro, Petualangan Meraih Bintang

Selain mengangkat tema tentang pentingnya mencintai Al-quran sejak dini sebagai dasar bagi perkembangan pribadi generasi muda muslim, Film ini juga terispirasi dari kisah nyata tentang isu polusi cahaya di sekitar lokasi teropong raksasa Bosscha dan Konservatotium terbesar di Asia pernah berhentik sementara karena adanya pembangunan hotel disekitar Bosscha

Film Iqro Petualangan Meraih Bintang bercerita tentang Aqila (9 tahun) diperankan Aisha Nurra Datau, anak yang gandrung pada sains, namun kurang berminat mempelajari Alquran.

Aqila memiliki seorang kakek yang berprofesi sebagai astronom dan tinggal di Pusat Peneropongan Bintang Bosscha (Cok Simbara).

Aqila bermaksud membuat tugas sekolahnya yang berhubungan dengan astronomi, kakeknya memberi izin pada Aqila untuk menggunakan teropong bintang di Bosscha untuk menyelesaikan tugasnya, namun dengan satu syarat Aqila harus bisa membaca Alquran. Aqila menyanggupinya.

Saat di rumah kakeknya, Aqila bertemu Ros, anak dari seorang pembantu di sana. Ros mengajaknya bermain di sebuah masjid. Di masjid inilah Aqila belajar membaca Alquran dengan metode Iqro, yang menyenangkan, berirama, dan dibawakan secara ringan.

Pengalaman Aqila belajar Alquran dan teladan dari kakeknya inilah yang menggugah mata hatinya, tentang kebesaran Allah swt yang menciptakan alam semesta. (hda)

LEAVE A REPLY