Hallomuslim.com – Bisnis aksesoris yang mengandalkan  keterampilan memang tidak pernah surut. Karena selain bahan baku yang mudah dan murah, Aksesoris yang digemari kebanyakan kaum hawa ini juga menjadi lahan bisnis yang cukup menggiurkan bagi para pelaku usaha. Dengan demikian, bisnis aksesoris kerajinan berbahan kayu ini masih sangat prospek untuk dikembangkan, karena jika dilihat dari perkembangannya, usaha seperti ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Apalagi jika melihat saat ini, kebutuhan aksesoris sudah seperti menjadi kebutuhan yang wajib untuk dipenuhi.

Meski demikian, kreatifitas juga sangat diandalkan untuk menciptakan celah yang diinginkan pasar. Selain itu, jangan pernah berhenti mencari trend pasar. Untuk mencari ide baru terkait model dan trend yang sedang berkembang dipasar, bisa dilakukan dengan melihat referensi dari majalah fesyen, internet ataupun berkeliling ke beberapa pusat perbelajaan. Misalnya yang sedang  sedang trend atau ramai dipasaran adalah kalung antic berbahan berlian, maka pengrajin bisa menduplikasi kalung-kalung tersebut dengan model yang sama persis namun untuk bahan baku utama bisa diganti dengan menggunakan kayu. Hal ini juga akan terkesan lebih klasik, menarik serta memiliki nilai seni yang tinggi. Hal ini juga sama seperti yang dilakukan oleh Abdul Aziz pemilik dari brand larizo craft yang sudah menjadi langganan tetap dari kebanyakan toko-toko grosir aksesoris dan souvenir yang ada di Yogyakarta. Tidak hanya sukses di Yogyakarta, namun Pria kelahiran Bali ini juga sudah sukses membawa semua produk kerajinan berbahan kayu ini ke berbagai macam wilayah Indonesia.

Bagi para pelaku usaha baru, sebaiknya lebih fokus terlebih dahulu pada keterampilan untuk membuat produk, karena hal ini menjadi faktor yang paling penting untuk berkembang pada tahap selanjutnya. Untuk memperoleh keterampilan tersebut, bisa dengan ikut kursus atau belajar kepada beberapa pengrajin yang sudah mahir membuat berbagai macam kerajinan aksesoris kayu. Untuk tahap belajar, bisa juga dengan belanja produk-produk aksesoris yang setengah jadi, karena selain lebih cepat untuk proses produksi, hal ini juga bisa untuk meminimalisir dari resiko kerugian.

Saat ini untuk produk-produk aksesoris berbahan kayu sangat beragam jumlahnya, diantaranya adalah ikat pinggang, kalung etnit, gelang, tas, asbak, gantungan kunci, dompet wanita, tas wanita miniature unik, tempat tisu, Jam Etnik dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari beberapa jenis produk aksesoris yang ada, produk berupa ikat pinggang dan kalung motif batik yang paling laku keras dipasaran. Karena motif-motif batik ini terlihat lebih elegan dan eksklusif saat dikenakan. Untuk bahan baku yang sering digunakan adalah kayu sonokeling dari sisa limbah pembuatan gitar, kayu kopi dan juga kayu mentawa.

Untuk pemasaran usaha aksesoris kerajinan berbahan kayu ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya bisa dengan menggunakan jual beli secara online atau aktif dibeberapa situs jejaring social. Bisa juga dengan menggunakan website berbayar ataupun situs jual beli yang sudah tersedia secara gratis. Selain online, bisa juga dengan memanfaaatkan jaringan teman-teman, baik teman kuliah, teman sekolah ataupun teman kerja.

Jika memiliki waktu yang lebih banyak, usahakan untuk berkeliling toko-toko grosir  aksesoris yang ada.  Sistem pemasaran juga bisa dilakukan dengan cara kerjasama ke beberapa sales untuk berkeliling. Karena pemasaran dengan cara berkeliling ke toko-toko masih cukup efektif dalam mengembangkan usaha dan jaringan pemasaran. Manfaatkan moment liburan atau moment hari besar nasional untuk berkeliling menjual sebanyak-banyak produk aksesoris, karena pada saat moment tersebut, biasanya penjualan akan meningkat tajam 4 kali lipat. Sedangkan pada saat sepi seperti bulan aktif, bisa diguakan untuk fokus produksi

Kendala yang dihadapi adalah masalah keterbatasan dari SDM, karena tidak semua orang memiliki bakat dalam membuat kerajinan. Kerajinan seperti handmade ini harus memiliki kesabaran, ketelatenan dan juga kreatifitas yang tinggi, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang bagus. Untuk mensiasatinya, Aziz biasanya memberikan training khusus kepada para karyaannya

LEAVE A REPLY