Hallomuslim.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menggencarkan penertiban tempat hiburan malam yang menyediakan jasa layanan pekerja seks komersial (PSK). Pelaksana tugas (PLT) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono menyatakan, langkah tersebut diambil menyusul diamankannya 76 wanita asing asal China yang menyalahgunakan visa di sebuah klub malam di Jakarta Barat.

“Yang jelas kami tidak mentolerir keberadaan PSK seperti itu. Cuma penertibannya harus lebih gencar daripada pelakunya,” kata Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/1).

Sumarsono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan berkolaborasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI untuk melakukan penertiban tersebut. Dia mengaku banyak menerima laporan dari intelijen terkait maraknya tenaga asing di tempat hiburan malam di Ibu Kota.

“Laporan intelijen kami terima hampir seminggu tiga kali. Itu termasuk tenaga-tenaga asing. Sifatnya rahasia,” ungkapnya.

Menurutnya, masalah tersebut adalah masalah klasik yang selalu ditemukan setiap tahun. Untuk mencegah terulangnya kembali praktik prostistusi tersebut, Sumarsono bahkan mengancam akan menutup izin operasi tempat hiburan malam.

“PSK kan masalah dari tahun ke tahun ada, kapanpun juga ada. Cuma kita kan kejar mengejar untuk menertibkan. Kalau tau kita tertibkan dan tidak menutup kemungkinan kita tutup operasinya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM merazia sebuah klub malam di Sun City, Jakarta Barat. Sebanyak 76 wanita asing asal China diamankan karena terbukti menyalahgunakan visa dan menjadi PSK.

LEAVE A REPLY